Selasa, 02 September 2014

Merawat Lensa Dan Kamera DSLR

Merawat kamera digital SLR merupakan ‘kewajiban’ setiap penggiat fotografi ataupun fotografer profesional. Hal ini dikarenakan kamera merupakan senjata utama andalan fotografer. Tentu setiap fotografer menginginkan kondisi senjatanya selalu baik dan siap tempur. Harga kamera digital SLR yang relatif mahal menjadikan perawatan kamera menjadi hal wajib agar kita tak perlu mengeluarkan uang tambahan untuk perawatan maupun perbaikan ke jasa service kamera. Nah berikut kami utarakan beberapa tips mudah cara merawat kamera digital SLR agar awet dan kondisinya terjaga dengan baik:

1. Pasang Screen Protector pada LCD & Filter UV pada Lensa


Screen protector dan filter lensa barangkali kelihatan sepele, namun sebenarnya hal ini sangat berguna dalam perawatan dasar lensa dan kamera dslr. Fungsi screen protector adalah sebagai pelindung LCD dari goresan. Layar LCD yang tergores tentu akan mengganggu fungsinya sebagai penampil gambar. Selain itu layar LCD yang tergores juga akan mengurangi harga jual seandainya kita suatu saat igin menjualnya.Filter pada lensa juga hampir sama dengan screen protector. Jika screen protector melindungi layar LCD kamera, fiter UV berfungsi melindungi permukaan optik lensa dari goresan, debu, air, dsb.

Bagian Kamera Digital Tampak Atas




1. Hot shoe cover. Bagian atas kamera ini disediakan untuk menempatkan lampu flash tambahan. Tapi, tidak semua jenis kamera memiliki fasilitas ini.

2. Viewfinder swivel. Beberapa jenis camera mengijinkan kite buat mengarahkan camera kearah tertentu, dan melihatnya objek dari sudut yang berbeda. Dan beberapa jenis lainnya, mengizinkan kita untuk memutar LCD kearah yang kita inginkan. Untuk tujuan itulah, bagian ini dibuat.
Gunanya? Misalnya saat kita ingin memotret diri sendiri tanpa bantuan orang lain. Dengan fasilitas ini, kite bisa memutar lensa dan LCD, kearah yang kita inginkan. Tapi, juga tidak semua jenis kamera memiliki fasilitas ini.

Senin, 01 September 2014

Perbedaan Kamera DSLR, Mirrorless, dan Pocket

Saat ini ada 3 mainstream dalam dunia kamera, yaitu kamer DSLR, Mirrorless dan Kamera Pocket. Kamera DSLR dan kamera pocket lahir di zaman yang sama saat era digitalisasi film menjadi sensor. Kamera pocket ukurannya lebih kecil karena menggunakan sensor yang kecil sehingga lensa-nya pun bisa berukuran kecil. Kamera pocket diperuntukkan biasanya lebih ke foto dokumentasi keluarga dan event-event tertentu yang tidak membutuhkan hasil foto dengan kualitas tinggi. Saat ini kamera pocket sudah mulai digusur oleh keberadaan kamera smartphone, yang terintegrasi ke berbagai aplikasi dan social media.


Kamera DSLR ditandai utamanya dengan ukuran sensor yang besar (APS-C atau Full Frame), lensa yang bisa diganti, terdapat mirror pada body untuk mengarahkan cahaya obyek ke optical viewfinder. Ukurannya jauh lebih besar dan berat dari kamera pocket, tetapi dengan hasil foto yang memang kualitasnya lebih bagus. Dan terutama nih, terlihat kereeen, gede gitu loh :D.

Sedangkan kamera Mirrorless adalah genre baru dengan hilangnya mirror dan optical viewfinder dan digantikan dengan elektronic viewfinder (EVF). Hasilnya, body yang sekecil kamera pocket, tetapi kualitas gambar menyamai kamera DSLR. Keluhan pada kamera Mirrorless adalah penggunaan EVF yg dirasa tidak sebaik optical, juga auto-focus yang tidak sebaik DSLR untuk pengambilan gambar obyek bergerak.

Mengenal Level Market Kamera DSLR
Kamera entry-level biasanya cukup untuk fotografer pemula untuk menekuni hobinya. Semua kontrol manual tersedia mulai dari setting aperture, shutter, ISO memudahkan dalam pengambilan gambar yang kreatif. Body tidak terbuat material yang kuat, jadi mungkin agak kurang kokoh. Contoh kamera DSLR entry level adalah Canon 1000D, Canon 650D, Nikon D3200, Nikon D5200, Pentax K-30 dll. Mana yang terbaik ? Menurut saya sebelas duabelas-lah, sama saja. Tidak ada yang lebih istimewa, teknologi yang digunakan hampir sama semua, mungkin hasil berbeda pada selera tingkat ketajaman, selera tone warna.